Advertisements
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Peranan sekolah sebagai Agen Pembaharuan Kebudayaan

Peranan sekolah sebagai Agen Pembaharuan Kebudayaan

Pendidikan sekolah juga berfungsi sebagai memacu terjadinya perubahan social, perubahan ini  antara lain reproduksi budaya,difusi kebudayaan,analisis budaya,modifikasi tingkat-tingkat social ekonomi tradisional. Antara pendidikan dan kebudayaan terdapat hubungan yang sangat erat dalam arti keduanya berkenaan dengan suatu hal yang sama yaitu nilai-nilai. Pendidikan membuat orang berbudaya, pendidikan dan budaya bersama dan memajukan. Makin banyak orang menerima pendidikan makin berbudaya orang itu dan makin tinggi kebudayaan makin tinggipula pendidikan atau cara mendidiknya. Karena ruang lingkup kebudayaan sangat luas, mencakup segala aspek kehidupan manusia, maka pendidikan sebagai salah satu aspek kehidupan dalam kebudayaan. Pendidikan yang terlepas dari kebudayaan akan menyebabkan alienasi dari subjek yang dididik dan seterusnya kemungkinan matinya kebudayaan itu sendiri. Oleh karena itu kebudayaan umum harus diajarkan pada semua sekolah. Sedangkan Continue reading

Categories: Dasar Dasar Pendidikan | Leave a comment

Persamaan dalam Hak dan Kewajiban

Persamaan dalam Hak dan Kewajiban

Konsekuensi logis dari adanya persamaan setiap manusia di depan hukum dan undang-undang adalah adanya persamaan dalam melaksanakan berbagai kewajiban dan menikmati hak yang melekat padanya.

Inti dari suatu kewajiban adalah adanya keharusan, keharusan untuk melakukan, memenuhi atau berbuat terhadap hal-hal yang diberikan kepadanya. Misalnya : Kita wajib membayar pajak. Disini artinya kita harus melaksanakan pembayaran tersebut.

Sedangkan penggunaan kata Hak, misalnya : hak mendapat gaji, hak memperoleh pendidikan dan lain sebagainya. Hak berarti boleh, yang artinya bahwa hak merupakan sesuatu yang boleh dimiliki oleh manusia atau wewenang yang dimiliki manusia.

Didalam kehidupan manusia , hak terdiri dari 2 jenis : Continue reading

Categories: ppkn | Leave a comment

Bentuk Negara

Bentuk Negara

a.   Negara Kesatuan (Unitaris)

Negara Kesatuan adalah negara bersusunan tunggal, yakni kekuasaan untuk mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah pusat memegang kedaulatan sepenuhnya, baik ke dalam maupun ke luar. Hubungan antara pemerintah pusat dengan rakyat dan daerahnya dapat dijalankan secara langsung. Dalam negara kesatuan hanya ada satu konstitusi, satu kepala negara, satu dewan menteri (kabinet), dan satu parlemen. Demikian pula dengan pemerintahan, yaitu pemerintah pusatlah yang memegang wewenang tertinggi dalam segala aspek pemerintahan. Ciri utama negara kesatuan adalah supremasi parlemen pusat dan tiadanya badan-badan lain yang berdaulat.

Negara kesatuan dapat dibedakan menjadi dua macam sistem, yaitu: Continue reading

Categories: ppkn | Leave a comment

Blog at WordPress.com.